SIDOARJO, iNews.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono angkat suara terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dia menyebut terdapat kelalaian yang harus dievaluasi setelah ratusan penerima manfaat mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu MBG.
Sudaryono bahkan menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi apabila ditemukan adanya kesalahan dalam pelaksanaan program. Menurutnya, seluruh petunjuk teknis dan standar operasional prosedur (SOP) telah diberikan kepada pihak pelaksana.
70 Siswa SMP di Jombang Keracunan Usai Santap MBG
"Saya ulangi ini kelalaian yang disengaja. Aturan sudah diberikan, juklak juknis sudah diberikan, cara sudah diberikan, tapi Anda lalai dalam melaksanakan. Ini namanya kelalaian yang disengaja," ujar Sudaryono, Kamis (3/9/2026).
Kasus dugaan keracunan MBG di Sidoarjo mencuat setelah ratusan santri dan siswa mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi makanan yang didistribusikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin.
152 Siswa SMP di Tana Toraja Diduga Keracunan MBG, Dilarikan ke 3 Rumah Sakit
Sejumlah penerima manfaat mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, hingga gangguan kesehatan lainnya. Pemerintah kemudian melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.