JAKARTA, iNews.id - Jakarta akan segera memiliki moda transportasi baru Mass Rapid Transit (MRT) yang diprediksi akan menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan Jakarta. Tapi, apakah masyarakat tahu apa bedanya MRT dengan moda transportasi lain, seperti kereta api listrik (KRL) dan Light Rail Transit (LRT)?
Meski sama-sama menggunakan rel dan digerakan aliran listrik, ketiga moda transportasi massal tersebut memiliki perbedaan. MRT merupakan moda transportasi massal dengan enam rangkaian kereta yang dirancang dapat mengangkut maksimal 1.950 penumpang dalam sekali perjalanan. Di Jakarta, MRT memiliki rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sebaliknya.
MRT dioperasikan dengan sistem jalur melayang dan bawah tanah. Sementara LRT sistem perlintasannnya hanya melayang. Di Jakarta transportasi ini melalui jalur Bekasi-Cawang dan Cibubur-Cawang dengan kapasitas lebih kecil dari MRT, sekitar 600 penumpang.
Sementara Kereta Api Listrik (KRL) merupakan moda transportasi massal dengan rute Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Sistem perlintasan di atas tanah dan melayang yang dapat mengangkut penumpang jauh lebih banyak, yakni sekitar 2.000 penumpang setiap perjalanan.
Video Editor : Mu'arif Ramadhan
Editor: Dani M Dahwilani