JAKARTA, iNews.id - Israel melakukan serangan rudal ke wilayah Lebanon Selatan. Israel menyatakan serangan ini merupakan operasi yang ditargetkan. Militer Israel berdalih serangan tersebut bagian dari operasi berkelanjutan terhadap kelompok-kelompok bersenjata di Lebanon Selatan.
Israel juga mengatakan akan memperluas aktivitas militernya di front utara. Hal ini bertujuan untuk mencegah serangan lintas barat yang dilakukan pasukan militan. Serangan rudal Zionis bahkan menghancurkan sebuah menara masjid.
Tak hanya menara Masjid, Zionis juga menargetkan bangunan lainnya. Israel mengatakan sedang memerangi Hesbulloh, tetapi telah secara paksa membuat lebih dari 1 juta warga Lebanon mengungsi dan terus mengurangi populasi seluruh bagian selatan Lebanon.
Serangan udara Israel mengakibatkan kerusakan besar di sekitar Sungai Litani di daerah Lebanon Selatan. Israel menargetkan jembatan Al-Hasyimiyah yang menjadi jalur utama di sepanjang jalan raya pesisir. Menurut warga sekitar, tentara Israel sengaja menghancurkan jembatan Al-Hasyimiyah agar memutus akses jalan pengiriman bantuan di Libanon Selatan.
Dalam video tampak kerusakan yang sangat besar. Tak ada satu pun kendaraan yang bisa melewatinya. Serangan udara Israel tidak hanya memporak-porandakan bangunan, tetapi juga merusak jaringan listrik, kebun-kebun buah, dan ruang publik lainnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Israel Cuts mengatakan dirinya dan Perdana Menteri Netanyahu telah memberi instruksi militer untuk mempercepat penghancuran ke desa-desa garis depan di Lebanon.
Editor: Dani M Dahwilani