Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Marhaban Ya Ramadan, Berbeda Awal Puasa tapi Tetap Bersaudara
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Muhammadiyah menolak lembaga pendidikan dan tempat ibadah untuk dijadikan sebagai tempat kampanye Pemilihan Presiden 2024. Hal ini disampaikan Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Purwokerto, Sabtu (2/9/2023).

Pasalnya suasana kampanye yang tidak bisa dikendalikan akan berdampak buruk bagi lembaga pendidikan dan tempat ibadah tersebut. Bahkan Haedar tidak mengijinkan lembaga pendidikan Muhammadiyah dijadikan sebagai tempat ajang berdebat bagi Bakal Calon Presiden.

Editor: Wahyu Triyogo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut