Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Pastikan Relokasi PKL Malioboro, Sultan HB X: Saya Sudah Menunggu 17 Tahun
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content
YOGYAKARTA, iNews.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X menjenguk tiga korban penyerangan gereja yang dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Minggu, 11 Februari 2018 malam. Kedatangannya disambut langsung Uskup Agung Semarang Robertus Rubiatmoko dan pihak manajemen rumah sakit setempat. 
 
Usai membesuk para korban, Sultan menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian penyerangan di gereja tersebut. Sultan berharap aksi kekerasan yang tak bisa ditolerir tersebut jangan sampai terulang lagi. Dia juga mengimbau kepada masyarakat maupun umat beragama di Yogyakarta agar tidak terpancing aksi provokasi dan tetap menjaga toleransi antar umat beragama.
 
Sementara itu, kondisi Pastor Karl Edmund Prier atau akrab disapa Romo Prier telah membaik pascaoperasi di bagian kepalanya. Romo Prier bahkan sudah bisa berbicara dan bercanda saat dijenguk oleh kerabat maupun Sultan. Selain Romo, kondisi Yohanes Tri dan Budiyono pun telah membaik meski tetap harus mendapat penanganan intensif tim dokter rumah sakit.
 
Untuk menjamin keselamatan dan keamanan, ruang perawatan maupun rumah sakit dari ketiga korban penyerangan gereja tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Pihak rumah sakit juga tidak mengizinkan awak media maupun yang tidak berkepentingan masuk atau mendekati ruang perawatan. 
 
Video Editor: Alvian Surya

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut