TOP 5, Puan Maharani Ukir Sejarah di DPR dan Gaya Busana Mulan Jameela Curi Perhatian di Senayan

Latief Siregar ยท Jumat, 04 Oktober 2019 - 17:49 WIB

JAKARTA, iNews.id – Prestasi Puan Maharani yang menjabat sebagai Ketua DPR, menjadi topik paling banyak menyita perhatian pembaca iNews.id. Pasalnya, dia menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR. Selain hal itu, ada beberapa topik menarik yang menjadi perhatian pembaca iNews.id.

Posisi pertama Top 5, ditempati pemberitaan soal anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari PDI Perjuangan Puan Maharani yang mengukir sejarah dalam politik Indonesia. Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menjadi perempuan pertama yang menjabat ketua DPR.

Lalu kedua, terkait gaya busana Mulan Jameela saat pelantikan di Senayan sebagai anggota DPR. Istri dari pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani, itu tampil cantik dengan mengenakan baju bodo rancangan desainer Didiet Maulana.

Mulan pun semringah ketika disapa awak media. Sebelum acara pelantikan dimulai, dia pun memohon doa agar dilancarkan saat mengikuti prosesi tersebut.

Kemudian di posisi ketiga, soal kisah seorang nenek di Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang kedapatan menyimpan ratusan minuman keras (miras) di bungker bawah kolong tempat tidur dan dapur. Barang tersebut sengaja disimpan untuk dijual di warung depan rumahnya. Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Kepolisian mengamankan 143 botol miras dari tangan nenek Ruminah (61) di rumahnya Desa Ngampelrejo, Kecamatan Bancar.

Pemberitan soal tewasnya pengawal pribadi Raja Salman, Mayor Jenderal Abdulaziz Al Fagham karena ditembak temannya di Jeddah, Sabtu (28/9/2019) malam, menjadi topik nomor empat paling menyita perhatian. Kantor berita Saudi Peess Agency (SPA) melaporkan, pelakunya merupakan teman dekat Abdulaziz, yakni Mamdouh bin Meshaal Al Ali. Pemicunya adalah konflik pribadi antara keduanya.

Lalu kelima, terkait rencana Singapore Airlines selaku induk dari maskapai SilkAir, akan menitipkan enam unit pesawat Boeing 737 Max 8 yang dikandangkan sejak awal 2019 terkait kecelakaan dua pesawat serupa, yakni di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 orang. Lantaran tidak digunakan, enam pesawat Boeing 737 Max 8 Singapura dikirim di Gurun Australia.

Video Editor: Mochamad Nur
Cameraman: Ahmad Ariyanto

Editor : Tuty Ocktaviany

Bagikan Artikel: