Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Tuai Polemik, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Cabut Larangan Bercadar
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi mengeluarkan aturan larangan penggunaan cadar bagi mahasiswinya di lingkungan kampus, Senin (5/3/2018).

Menurut pihak kampus, penerapan larangan penggunaan cadar didasari sejumlah sebab, mulai adanya kekhawatiran mengikuti suatu aliran radikal, hingga hal negatif lainnya, seperti adanya joki ujian.

Mereka mengatakan, sebagai Universitas Islam Negeri, seluruh mahasiswa harus mengikuti aturan sesuai Islam yang moderat atau nusantara, yaitu Islam yang juga mengakui Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Pancasila, Kebhinnekaan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan jajarannya, ada sekitar 41 mahasiswi bercadar dari berbagai fakultas. Kampus UIN sendiri telah membentuk tim konseling atau pendampingan bagi mahasiswi yang menggunakan cadar.

Mereka akan dibina dalam 7 - 10 tahapan dan jika masih tetap menggunakan cadar, maka mereka dipersilakan keluar dari kampus.

Menanggapi larangan tersebut, salah seorang mahasiswi bercadar yang enggan menyebutkan namanya menyatakan akan berpikiran positif. Dia akan mempelajari alasan yang menjadi dasar pembuatan keputusan larangan mengenakan cadar di kampus.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut