Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Harga Cabai di Pasar Tradisional Tuban Meroket, Tembus Rp80.000 per Kg 
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

CILEGON, iNews.id - Akibat minimnya kesadaran masyarakat Kota Cilegon, Banten, sampah di Pasar Kranggot menumpuk di aliran kali belakang pasar, Sabtu (3/10/2020). Sampah-sampah ini berasal dari warga dan para pedagang pasar sendiri.

Mereka dengan sengaja membuang sampah ke kali dan di jalanan hingga membuat pasar tradisional terbesar se-Asia ini kumuh. Kali yang seharusnya menjadi tempat air mengalir dari hulu jika terjadi hujan, justru malah menjadi lautan sampah.

Kumuh dan berbau tak sedap mewarnai pasar tradisional ini. Padahal pemerintah setempat sudah memberikan kawat pembatas di atas kali agar sampah tidak masuk. Berikut video selengkapnya.

Video Editor: Mochamad Nur

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut