Kemenhaj Gelar Tes CAT Petugas Haji 2027, Hasil Bisa Dipantau secara Real Time
JAKARTA, iNews.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan hasil ujian seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027 dapat dilihat secara real-time. Transparansi tersebut diterapkan dalam pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Ujian seleksi PPIH digelar di 36 wilayah Indonesia pada Sabtu (5/9/2026), termasuk di kantor BKN Pusat, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen BKN Yani Rosyani mengatakan, peserta maupun masyarakat dapat memantau langsung skor hasil ujian melalui siaran yang tersedia di YouTube.
"Seluruh ujian, seluruh peserta ujian, hasilnya secara live score-nya ada di YouTube semua, masyarakat bisa menyaksikan secara transparan. Jadi real-time betul, di seluruh titik lokasi ujian yang sedang berlangsung," ujar Yani kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Yani, BKN sebagai penyelenggara seleksi CAT Nasional mengedepankan akuntabilitas dan transparansi dalam proses seleksi PPIH. Dengan demikian, proses hingga hasil ujian dapat diawasi secara terbuka oleh publik.
"BKN ini sebagai penyelenggara seleksi CAT Nasional, jadi yang nomor satu kami kedepankan adalah akuntabilitas, yang kedua transparansi. Sehingga yang akan mengawasi kami adalah dari publik," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bina Pelayanan Haji dan Umrah Kemenhaj Rizka Anungnata mengatakan, pelaksanaan seleksi PPIH dilakukan di 36 wilayah Indonesia dengan memanfaatkan kantor-kantor BKN.
Menurutnya, kerja sama dengan BKN dilakukan karena lembaga tersebut memiliki pengalaman dan sistem yang mendukung pelaksanaan ujian berbasis CAT.
"Pertama kita ingin petugas haji yang terpilih tahun ini itu memiliki kompetensi yang mumpuni. Kedua, profesional, dia ada sistem kerja ataupun prosedur yang mestinya dia paham, nanti pun kita akan latih, yang lulus akan kita latih bersama-sama agar ikatannya kuat," jelas Rizka.
Dia menambahkan, proses seleksi yang dilakukan bersama BKN diharapkan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Selain transparan dan akuntabel, petugas haji yang terpilih nantinya diharapkan memiliki sikap melayani yang baik.
"Terakhir adalah amanah, itu semua yang ingin kita capai, tentu caranya juga harus yang bersih, dan kita tahu yang memiliki itu diantaranya adalah BKN. Makanya, kita kerjasama dengan BKN untuk mencapai itu semua," katanya.
Editor: Rizky Agustian