1 Abad Lalu Saudara Kembar Dibunuh Flu Spanyol, Kini Kakek Ini Meninggal karena Corona
NEW YORK CITY, iNews.id – Seorang veteran Perang Dunia (PD) II berumur 100 tahun di AS meninggal karena virus corona (Covid-19). Kematiannya terjadi satu abad setelah saudara kembarnya terbunuh dalam pandemi flu Spanyol pada 1918-1919.
Di masa PD II, veteran bernama Philip Kahn itu ikut bertempur melawan Jepang dalam Pertempuran Iwo Jima (19 Februari – 26 Maret 1945). Khan juga membantu AS melakukan survei udara setelah pemboman atom di Kota Hiroshima dan Nagasaki.
Dilansir Newsday, Kahn dan saudara kembarnya, Samuel, lahir pada Desember 1919. Samuel meninggal karena wabah flu Spanyol tidak lama kemudian.
Cucu lelakinya, Warren Zysman mengatakan, Kahn mengaku takut akan pandemi lain yang datang selama hidupnya. “Itu adalah sesuatu yang cukup sering dia ungkapkan,” kata Zysman kepada CNN seperti dikutip Alarabiyah.
“Pernah dia berkata kepadaku, ‘Sudah kubilang, sejarah berulang, 100 tahun bukanlah periode waktu yang lama,’” ucap Zysman menirukan perkataan kakeknya.
Kahn mengalami gejala virus corona seperti batuk, sebelum akhirnya tutup usia pada 17 April lalu. Menurut Zysman, sang kakek mungkin sudah tahu penyakit dia alami .
“Dia banyak membicarakan tentang saudaranya dalam beberapa hari terakhir sebelum meninggal,” ucap Zysman.
Kahn mendaftar dalam program pelatihan pilot Angkatan Udara AS pada 1940. Setelah AS bergabung dalam Perang Dunia II, dia ditugaskan di kawasan Pasifik. Sebagai veteran, dia dianugerahi dua bintang perunggu oleh AS.
“Perang itu mengerikan. Tentara terbunuh, tetapi warga sipil juga menderita, dan para perempuan dan anak-anak menderita yang terburuk,” ungkap Kahn dalam wawancara dengan Newsday pada ulang tahunnya yang ke-98 pada 2017.
Kahn dimakamkan Senin (20/4/2020) di Pemakaman New Montefiore, West Babylon, Long Island, New York.
Editor: Ahmad Islamy Jamil