1 dari 3 Wisatawan yang Hilang Selama 2 Pekan di Gurun Australia Ditemukan Tewas

Anton Suhartono ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 13:17 WIB
1 dari 3 Wisatawan yang Hilang Selama 2 Pekan di Gurun Australia Ditemukan Tewas

Dari kiri, Tamra McBeath Riley, Phu Tran, dan Claire Hockridge (Foto: Northern Territory Police)

DARWIN, iNews.id - Satu dari tiga orang wisatawan yang hilang setelah terdampar di gurun pasir outback Australia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Mereka hilang selama lebih dari 2 pekan setelah mobil yang dinaiki mogok dan terdampar di tengah gurun tanpa perbekalan memadai serta tak ada jaringan komunikasi dan tak bisa mengetahui posisi.

Baca Juga: Perempuan 52 Tahun Ditemukan Setelah 2 Pekan Terdampar di Gurun Australia

Ketiganya sebenarnya hanya sekadar berjalan-jalan pada 19 November 2019 melalui Alice Springs, namun pergi terlalu jauh dan mengalami masalah pada kendaraan.

Sebelumnya petugas menemukan dua wisatawan yakni Tamra McBeath Riley, perempuan 52 tahun, pada Minggu (1/2/2019) disusul dua hari kemudian Phu Tran (40).

McBeath Riley ditemukan petugas SAR di sumur air dalam kondisi lemah, sementara Tran ditemukan oleh peternak saat berjalan kaki kebingungan, namun kondisi fisiknya masih baik. Dia diketahui sudah berjalan selama 2 hari dari posisi mobil mogok.

Setelah mobil mogok, mereka sempat bertahan 3 hari di lokasi. Lalu mereka memutuskan mencari sumber air dan menemukan kolam berjarak 2 kilometer dari posisi mobil mogok.

Setelah itu, dua orang memutuskan mencari jalan raya outback dengan harapan bisa mendapat pertolongan dari orang yang melintas.

Orang ketiga, Claire Hockridge (46), hilang jejak. Dia diketahui berpisah dengan Tran untuk mencari pertolongan. Polisi awalnya menduga Hockridge akan baik-baik saja.

Kepolisian Northern Territory, seperti dikutip dari AFP, menyatakan, mereka menemukan mayat yang diyakini Claire Hockridge, Rabu (4/12/2019).

Polisi melakukan identifikasi dan akan menyiapkan laporan penyelidikan.


Editor : Anton Suhartono