10.000 Polisi Dikarantina akibat Kekhawatiran Covid-19, Malaysia di Ambang Krisis Keamanan
KUALA LUMPUR, iNews.id - Sebanyak 10.000 polisi di Malaysia menjalani karantina terkait kekhawatiran paparan virus corona. Pandemi Covid-19 mencapai titik kritis di Malaysia yang pada Senin melaporkan rekor lonjakan harian tertinggi yakni lebih dari 1.200 kasus.
Dari 10.000 polisi yang menjalani karantina, dengan lebih dari 200 di antaranya dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.
Kondisi ini berdampak pada berkurangnya sumber daya di lapangan untuk menjaga keamanan. Kepolisian Malaysia mempertimbangkan situasi tersebut sebagai masalah keamanan.
Menteri Dalam Negeri Hamzah Zainudin membenarkan kondisi ini membebani sumber daya serta tugas kepolisian yang ada.
Dia mengatakan, polisi merupakan kelompok rentan terpapar virus corona karena tuntutan pekerjaan mengharuskan mereka bertemu dengan banyak orang.
"Wabah Covid-19 dimulai di Malaysia pada awal Februari dengan jumlah pasien positif mencapai sekitar 10.000 dalam 7 bulan. Namun selama gelombang ketiga saat ini menyentuh sekitar 11.000 hanya dalam 2 pekan," ujar Hamzah, dikutip dari The Star, Selasa (27/10/2020).
Saat ini Malaysia kepolisian Malaysia memiliki lebih dari 100.000 personel di semua divisi.