Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat
Advertisement . Scroll to see content

15 Orang Termasuk 3 Anak Tewas akibat Gempuran Israel di Suriah

Senin, 01 Juli 2019 - 15:34:00 WIB
15 Orang Termasuk 3 Anak Tewas akibat Gempuran Israel di Suriah
Ilustrasi serangan udara Israel di garis depan barat Raqqa, Suriah. (FOTO: AFP / Bulent Kilic)
Advertisement . Scroll to see content

BEIRUT, iNews.id - Serangan udara Israel di Suriah menyebabkan 15 orang tewas; yakni sembilan pejuang pro-rezim asing dan enam warga sipil, termasuk tiga anak. Rudal Israel membombardir wilayah dekat Damaskus, Suriah, pada Minggu (30/6/2019) malam.

Sebelumnya diberitakan, empat warga sipil, termasuk seorang balita, tewas dan 21 lainnya luka-luka akibat serangan itu.

Penyerangan dekat Damaskus dan di Provinsi Homs itu menewaskan para pejuang. Namun belum diketahui bagaimana warga sipil itu tewas, apakah dalam serangan atau setelahnya.

Kantor berita Suriah menyebut rudal itu menyerang dekat Damaskus dan di Provinsi Homs.

"Pertahanan udara kami menghadapi rudal musuh yang diluncurkan oleh pesawat tempur Israel, yang menuju beberapa posisi kami di Homs dan di sekitar Damaskus," demikian laporan kantor berita SANA, Senin (1/7/2019).

Menurut Lembaga Observatorium HAM Suriah, serangan itu mengenai beberapa posisi Iran di dekat Damaskus dan menargetkan sebuah pusat penelitian dan bandara militer di sebelah barat Kota Homs, di mana terdapat gerakan Syiah Hizbullah.

Kepala observatorium, Rami Abdel Rahman, mengatakan serangan itu melukai beberapa pasukan.

Israel melakukan ratusan serangan udara di Suriah sejak awal konflik pada 2011, menargetkan pasukan yang setia kepada Presiden Bashar Al Assad dan sekutu rezim Iran dan Hizbullah.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut