Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:13:00 WIB
Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat
Isaac Herzog merespons pernyataan Donald Trump yang mengkritiknya karena tidak memberikan pengampunan kepada Benjamin Netanyahu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Presiden Israel Isaac Herzog merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengkritiknya karena tidak memberikan pengampunan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait kasus korupsi.

Herzog menegaskan Israel adalah negara berdaulat yang diatur oleh supremasi hukum, tak bisa diintervensi asing.

“Biar jelas, seperti telah disampaikan berulang kali, permintaan Perdana Menteri (Netanyahu), sesuai dengan prosedur, sedang ditinjau di Kementerian Kehakiman untuk mendapat nasihat hukum,” bunyi pernyataan kantor presiden, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (13/2/2026).

Setelah peninjaun hukum keluar, Herzog akan menentukan, apakah menerima atau menolak pengampunan Netanyahu yang duduk di kursi pesakitan sejak 2019.

“Setelah proses tersebut selesai, Presiden Herzog akan mempertimbangkan permintaan tersebut sesuai aturan hukum, kepentingan terbaik negara Israel, dipandu oleh hati nurani, dan tanpa pengaruh dari tekanan eksternal atau internal apa pun,” demikian isi pernyataan.

Disebutkan pula, Herzog sangat menghargai Trump atas kontribusinya yang sangat besar bagi Israel dan keamanannya.

“Israel adalah negara berdaulat yang diatur oleh supremasi hukum. Bertentangan dengan kesan ditimbulkan oleh pernyataan Presiden Trump, Presiden Herzog belum membuat keputusan apa pun mengenai masalah ini."

Trump pada Kamis (12/2/2026) mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval, Gedung Putih, Herzog seharusnya malu karena menolak untuk mengampuni Netanyahu.

"Anda punya seorang presiden yang menolak untuk memberikan pengampunan kepadanya. Dia seharusnya malu pada diri sendiri. Presiden memiliki kekuasaan untuk memberikan pengampunan. Dia tidak ingin melakukannya, karena saya kira dia takut kehilangan jabatan," ujar Trump.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut