2 Bulan Absen, Gugus Tugas Covid-19 Gedung Putih Muncul Lagi Setelah Kasus Melonjak

Anton Suhartono ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 07:33 WIB
2 Bulan Absen, Gugus Tugas Covid-19 Gedung Putih Muncul Lagi Setelah Kasus Melonjak

Mike Pence dan Anthony Fauci menggelar konferensi pers di kantor departemen kesehatan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Gugus tugas penanganan Covid-19 Gedung Putih kembali menggelar konferensi pers, Jumat (26/6/2020), setelah dihentikan sejak April lalu.

Berbeda dengan konferensi pers sebelumnya yang selalu dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan digelar di Gedung Putih, kali ini diwakili pemimpin gugus tugas yakni Wakil Presiden Mike Pence serta digelar di kantor departemen kesehatan.

Pada kesempatan itu, gugus tugas menegaskan pemerintah memberikan pehatian besar terkait lonjakan terbaru kasus virus corona. Acara ini digelar di saat AS mencatat rekor lonjakan harian tertinggi yakni menembus 40.000 kasus, lebih tinggi bahkan dibandingkan periode paling mematikan d negara itu yakni April dan Mei.

Pence mengatakan, lonjakan kasus baru terjadi di wilayah selatan dan barat. Namun dia menegaskan kondisi ini tak akan memengaruhi kebijakan Gedung Putih untuk memulihkan perekonomian.

"Saat kita menyaksikan lonjakan kasus baru dan melacaknya dengan sangat hati-hati, mungkin ada pemikiran di antara warga AS bahwa kita akan kembali ke posisi seperti 2 bulan lalu, di saat kerugian dan kesulitan besar dialami rakyat. Tapi, kenyataannya kita berada di posisi yang jauh lebih baik,” kata Pence, dikutip dari Associated Press, Sabtu (27/6/2020).

Soal aktivitas politik yang marak menjelang pemilihan presiden (pilpres), Pence menggunakan dasar hukum konstitusi bahwa rakyat diberikan kebebasan berpolitik.

“Kami masih ingin memberi kebebasan bagi setiap warga untuk berpartisipasi dalam proses politik,” ujarnya.

Pence menyebut ada 16 negara bagian mengalami peningkatan kasus yang mengkhawatirkan, naik dari 12 negara bagian pada Rabu.

"Momen dalam pandemi virus corona ini berbeda dari hari-hari suram ketika New York, New Jersey, Connecticut, dan New Orleans berjuang menanggulangi beban wabah,” katanya.

Pengingkatan kasus belakangan ini, lanjut Pence, juga disebabkan penambahan jumlah pengetesan virus corona, yakni 500.000 per hari.

Sementara itu anggota gugus tugas yang juga pakar penyakit menular Anthony Fauci lebih hati-hati dalam berbicara.

Dia tampaknya menghindari persinggungan antara kebijakan protokol kesehatan dengan upaya pemerintah menghidupkan kembali perekonomian serta kampanye pilpres yang dilakukan Trump.

Fauci tak menyebutkan pemicu lonjakan seperti kurangnya kesadaran warga mengenakan masker serta menjaga jarak sosial.

"Seperti Anda lihat, kita menghadapi masalah serius di bidang-bidang tertentu," kata Fauci.

Gedung Putih meniadakan konferensi pers gugus tugas sejak 2 bulan terakhir dua bulan terakhir, bahkan terkesan seperti membatasi penampilan publik. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintahan Trump mengubah fokus untuk membuat perekonomian negara bergerak lagi.

Editor : Anton Suhartono