Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Natal, Polri Gencar Perbaiki Gereja hingga Posko Ibadah di Sumut
Advertisement . Scroll to see content

2 Ledakan Lagi Guncang Sri Lanka, Total Korban Tewas 158 Orang

Minggu, 21 April 2019 - 16:19:00 WIB
2 Ledakan Lagi Guncang Sri Lanka, Total Korban Tewas 158 Orang
Petugas berjaga di dekat Gereja St Anthony, Kolombo, yang menjadi sasaran bom (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

KOLOMBO, iNews.id - Teror ledakan bom belum berakhir di Sri Lanka. Usai enam ledakan beruntun yang mengguncang tiga gereja dan tiga hotel, Minggu (21/4/2019), bom ketujuh dan kedelapan meledak di ibu kota Kolombo.

Juru bicara kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera, seperti dikutip dari AFP, mengatakan, ledakan terbaru ini salah satunya terjadi di hotel daerah Dehiwala. Posisi hotel berada di seberang kebun binatang.

Menurut Gunasekera, serangan terbaru ini menewaskan dua orang. Belum diketahui apakah ada korban di lokasi ledakan kedelapan.

Dengan peristiwan terbaru ini maka keseluruhan korban tewas menjadi 158 orang dalam ledakan di delapan lokasi. Sebanyak 35 di antaranya merupakan warga asing.

Korban masih mungkin berjatuhan, sejauh ini lebih dari 300 orang mengalami luka, sebagian di antaranya dalam kondisi kritis.

Enam ledakan sebelumnya terjadi di tiga gereja yakni St Anthony di ibu kota Kolombo, St Sebastian di Kota Negumbo, dan Secon di Kota Batticaloa. Sementara tiga hotel berbintang lima yang juga menjadi sasaran, yakni Grand Cinnamon, Shangri-la, dan Kingsbury.

Pejabat kepolisian Sri Lanka mengungkap, warga asing yang menjadi korban tewas di antaranya berasal dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Belanda.

Sementara itu kedutaan China di Kolombo melaporkan sedikitnya lima warganya mengalami luka dalam serangan ini. Belum diketahui keberadaan warga asing tersebut saat ledakan terjadi, apakah di hotel atau gereja.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut