2 Penembakan Guncang AS dalam Sehari, 3 Orang Ditemukan Tewas di Halaman Gereja
WASHINGTON, iNews.id - Dua penembakan kembali mengguncang Amerika Serikat (AS), Kamis (2/6/2022). Peristiwa itu terjadi di Racine, Wisconsin, menargetkan pelayat di acara pemakaman seorang pria kulit hitam, serta di halaman gereja Iowa.
Penembakan di Iowa terjadi di halaman parkir Gereja Cornerstone, Kota Ames, tak lama setelah Presiden Joe Biden menyampaikan pidato yang mendesak Kongres untuk mengesahkan UU pembatasan senjata, menyusul serangkaian penembakan sebelumnya yang menewaskan puluhan orang.
Deputi Kantor Sheriff Story County Nicholas Lennie mengatakan, penembakan berlangsung saat ada kegiatan di dalamnya. Gereja Cornerstone dijalankan oleh kelompok Kristen fundamentalis.
Lennie menjelaskan begitu petugas tiba, tiga orang ditemukan tergeletak tak bernyawa di lokasi. Dua orang merupakan korban penembakan dan satu lagi diduga pelaku yang bunuh diri setelah berksi.
Penembakan Terjadi Lagi di AS, Pelaku Tembaki Pelayat di Upacara Pemakaman
"Ini tampaknya insiden penembakan tunggal yang terisolasi," kata Lennie, dikutip dari Reuters, Jumat (3/6/2022).
Motif penembakan belum diketahui.
Penembakan di Rumah Sakit AS, Pelaku Bunuh Diri Setelah Beraksi
Sementara itu di Racine, seorang pelaku melepaskan tembakan ke arah pelayat yang menghadiri upacara pemakaman.
Tragis, Suami Guru SD yang Tewas dalam Penembakan di AS Meninggal saat Menyiapkan Pemakaman
Pejabat Departemen Kepolisian Racine Kristi Wilcox mengatakan insiden itu melukai dua orang. Satu orang dirawat di rumah sakit namun diperbolehkan pulang. Sementara itu satu korban lagi diterbangkan ke rumah sakit di Milwaukee akibat luka serius.
Di hari yang sama, Biden mendesak Kongres untuk mengesahkan UU yang melarang kepemilikan senapan serbu, memperketat pemeriksaan latar belakang pengguna senjata, serta menerapkan langkah-langkah pengendalian senjata lainnya.
Terungkap, Pesan Salvador Ramos Sebelum Penembakan Brutal Tewaskan 21 Orang: Aku Punya Rahasia
Data lembaga nirlaba Arsip Kekerasan Senjata mengungkap, lebih dari 18.000 orang di AS tewas akibat kekerasan senjata sepanjang 2022, termasuk pembunuhan dan bunuh diri.
Editor: Anton Suhartono