Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Baru! Anak Muda Lebih Pilih Parfum Tahan Lama daripada Merek Mewah
Advertisement . Scroll to see content

4 Pejabat yang Dipukuli dalam Demo Nepal 2025, Bukti Kemarahan Gen Z pada Elite Korup dan Sering Flexing

Rabu, 10 September 2025 - 20:34:00 WIB
4 Pejabat yang Dipukuli dalam Demo Nepal 2025, Bukti Kemarahan Gen Z pada Elite Korup dan Sering Flexing
Bishnu Prasad Paudel dipukuli dan ditelanjangi demonstran (foto: X, Business360)
Advertisement . Scroll to see content
  1. Sher Bahadur Deuba 
    Pemimpin Partai Kongres dan mantan Perdana Menteri. Video viral menunjukkan dirinya ditendang dan dipukuli oleh massa, hingga berdarah dan kemudian ditolong ke tempat aman.
  2. Arzu Rana Deuba 
     Menteri Luar Negeri Nepal sekaligus istri Sher Bahadur Deuba. Ia juga menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan demonstran di kediamannya sendiri.
  3. Bishnu Prasad Paudel 
     Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan. Ia dikejar, ditendang, dan dipukuli di jalan oleh massa yang marah.
  4. Rajyalaxmi Chitrakar 
    Istri mantan Perdana Menteri Jhalanath Khanal. Ia menjadi korban ketika rumahnya dibakar demonstran. Peristiwa ini menunjukkan eskalasi ekstrem kekerasan yang bahkan merenggut nyawa anggota keluarga pejabat.

Akar Masalah dan Simbol Politik

Kekerasan terhadap 4 pejabat yang dipukuli dalam demo Nepal 2025 tidak terjadi dalam ruang hampa. Mereka dianggap sebagai simbol elite politik yang dikritik karena praktik nepotisme, gaya hidup mewah keluarga pejabat yang dipamerkan di media sosial, serta kegagalan menjawab kebutuhan ekonomi generasi muda.

Protes ini menjadi ledakan frustrasi yang menuntut akuntabilitas dan transparansi. Isu yang awalnya berpusat pada regulasi media sosial berkembang menjadi tuntutan reformasi politik dan keadilan ekonomi.

Dampak Politik dan Respon Pemerintah

Benturan antara demonstran dan aparat mengakibatkan lebih dari 20 orang tewas, ratusan luka-luka, serta puluhan tahanan melarikan diri setelah sejumlah penjara diserang massa.

Sebagai imbas politik langsung, Perdana Menteri K.P. Sharma Oli akhirnya mengundurkan diri. Ia kemudian ditetapkan sebagai penjabat hingga kabinet baru terbentuk. Untuk meredam situasi, militer dikerahkan guna mengamankan ibu kota, sementara jam malam diberlakukan secara ketat.


Kekerasan terhadap 4 pejabat yang dipukuli dalam demo Nepal 2025 bukanlah insiden acak. Ini mencerminkan gelombang protes riil terhadap tradisi politik lama, simbol keistimewaan elite, dan ketidakadilan ekonomi yang dirasakan oleh generasi muda. Demonstrasi ini menjadi titik balik, memaksa perubahan kepemimpinan dan membuka jalan bagi kemungkinan reformasi struktural ke depan.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut