5 Hal Penting Pemilu Paruh Waktu AS: Fenomena Caleg Muslim hingga LGBT
Seperti diketahui dalam dua tahun terakhir, Trump pernah mengeluarkan kebijakan yang dinilai merugikan warga Muslim. Misalnya larangan sementara kunjungan ke AS bagi warga dari lima negara dengan warga mayoritas Muslim.
Tidak hanya itu, dari total 964 kandidat yang akan bersaing di tahap akhir Pemilu Paruh Waktu, baik untuk posisi DPR, Senat dan Gubenur, sebanyak 411 di antaranya adalah perempuan, warga non-kulit putih, dan LGBT.
Lebih detailnya, dari seluruh kandidat, 272 adalah perempuan; sebanyak 216 orang adalah warga kulit hitam, hispanik, Asia, Indian atau ras campuran; sementara sebanyak 26 orang merupakan lesbian, gay, biseksual atau trangender.
Lagi, mayoritas dari mereka berasal dari Partai Demokrat.
Sejumlah kandidat minoritas tersebut akan mencetak sejarah jika terpilih; di antaranya perempuan muslim pertama yang jadi anggota Kongres, gubernur transgender pertama, hingga gubernur Asia pertama.
Menurut laporan New York Times, banyaknya kandidat dari unsur minoritas ini membuat proporsi kandidat lelaki kulit putih yang selalu mendominasi, berada dalam persentase terendah dalam sejarah perpolitikan AS, yaitu 58 persen.