Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempar! Dokter Ini Dipenjara Seumur Hidup karena Sengaja Meracuni 30 Pasien
Advertisement . Scroll to see content

5 Pemimpin Dunia yang Dibunuh, Nomor 2 Sahabat Presiden Soekarno

Kamis, 08 Juli 2021 - 11:25:00 WIB
5 Pemimpin Dunia yang Dibunuh, Nomor 2 Sahabat Presiden Soekarno
John F Kennedy saat menerima kunjungan Soekarno di Gedung Putih (Foto: JFK Library)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise pada Rabu (7/7/2021) dini hari mengejutkan dunia. Moise ditembak mati di kediaman pribadi di Port au Prince. Istrinya, Martine, terluka parah dan diterbangkan ke Florida, Amerika Serikat. Kondisinya dilaporkan stabil.

Belum diketahui apa motif pembunuhan tersebut, namun Duta Besar Haiti untuk AS Bocchit Edmond menyebut para pelaku sebagat tentara bayaran terlatih. Mereka mengaku sebagai agen pemberantasan narkoba AS DEA agar mudah memasuki kediaman pribadi presiden.

Moise menambah daftar para pemimpin dunia yang dibunuh. Ada banyak tokoh yang meregang nyawa saat menjadi pemimpin, dilatarbelakangi banyak motif, namun umumnya politik.

Berikut lima pemimpin dunia yang dibunuh:

1. Perdana Menteri Republik Demokratik Kongo Patrice Lumumba

Lumamba dibunuh pada 17 Januari 1961 di usia masih sangat muda, 35 tahun. Perdana menteri pertama yang dipilih secara demokratis itu dibunuh oleh regu tembak di tahanan dekat di Kota Leopoldville (saat ini Ibu Kota Kinshasa). 

Kematiannya diduga melibatkan pasukan Belgia dan agen intelijen Amerika Serikat CIA. Dia merupakan sosok di balik kemerdekaan Kongo dari penjajah Belgia.

Eksekusi terhadap 'pahlawan kemerdekaan Kongo' itu mememgaruhi gerakan solidaritas pan-Afrika yang pernah diperjuangkan Lumumba.

2. Presiden Amerika Serikat John F Kennedy

Kennedy ditembak mati pada 22 November 1963. Sosok sahabat dekat Presiden RI Soekarno itu dibunuh oleh mantan anggota Marinir AS Lee Harvey Oswald. Saat itu Kennedy berada di mobil terbuka dalam iring-iringan di Dallas. 

Dua hari kemudian, Oswald ditembak mati oleh seorang pemilik kelab malam. Banyak yang meyakini ada konspirasi besar di balik pembunuhan Kennedy namun tidak bisa dibuktikan.

Kennedy menerima kunjungan Soekarno di Gedung Putih pada 24 April 1961. Dalam pertemuan itu kedua pemimpin membahas Irian Barat. Dua tahun kemudian setelah pembunuhan, Soekarno mengungkapkan luka mendalam atas kehilangan sahabat.

Kisah persahabatan kedua pemimpin diabadikan dalam buku 'Persahabatan Soekarno dan John F Kennedy dalam 1.000 Hari: The Untold Stories'.

3. Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin

Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dibunuh pada 4 November 1995. Pelakunya adalah Yigal Amir, eksteimis sayap kanan. Pembunuhan terjadi saat kampanye di Tel Aviv.

Rabin dikenal sebagai sosok yang getol membangun perdamaian dengan Palestina. Sejak kematiannya, tidak ada kesepakatan damai kedua pihak lagi.


4. Pemimpin Libya Muammar Gaddafi

Gaddafi terbunuh pada 20 November 2011 setelah digulingkan dari kekuasaannya secara paksa dalam pertempuran Sirte.

Dia ditemukan sedang bersembunyi di gorong-gorong di barat Sirte dan ditangkap oleh pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC) dan dibunuh tak lama kemudian. 

NTC mulanya mengklaim Gaddafi meninggal dalam baku tembak saat para loyalis berusaha membebaskannya. Namun klaim itu terbantahkan dengan beredarnya video menunjukkan para pemberontak memukulinya sebelum ditembak beberapa kali.

5. Presiden Haiti Jovenel Moise

Moise ditembak mati di kediaman pribadi pada Rabu (7/7/2021) dini hari. Sang istri terluka dalam insiden itu.

Sejauh ini belum diketahui motif pembunuhannya, namun para pelaku diketahui sebagai tentara bayaran asing dari bahasa yang mereka gunakan.

Moise merupakan pengusaha yang terjun ke politik. Dia mulanya membuka usaha di Port au Paix dengan nama JOMAR Auto Parts. Bisnisnya itu masih beroperasi sampai sekarang. 
Selain itu, dia juga mendirikan perkebunan pisang puluhan hektare di Nord Ouest. Dia juga membuka pabrik yang menyediakan air bersih. Tahun 2004, dia bergabung menjadi anggota Kamar Dagang dan Industri Barat Laut (CCINO) dan setelah itu menjabat presiden CCINO.

Pada 2015, Presiden Michel Martelly menunjuk Moise sebagai calon presiden dari partainya, Haiti Tet Kale Party (PHTK). Saat kampanye, Moise menjanjikan pertanian bio-ekologis sebagai mesin ekonomi untuk Haiti.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut