6 Bulan Perang, Mojtaba Khamenei Serukan Negara Muslim Bersatu Lawan AS-Israel
TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi IranMojtaba Khamenei menyampaikan pesan tertulis, Minggu (30/8/2026), menyerukan negara-negara Muslim untuk bersatu melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pesan itu disampaikan Mojtaba menandai 6 bulan perang AS-Israel melawan Iran yang jatuh 28 Agustus lalu.
Bagi Iran, 6 bulan merupakan simbol kemenangan karena target perang AS selama periode itu belum juga terwujud. Padahal Presiden Donald Trump pada awal masa perang menargetkan AS bisa mengalahkan Iran dalam 6 minggu.
"Solusi untuk permasalahan bangsa-bangsa Islam adalah persatuan, persahabatan, dan kerja sama di jalan kebaikan," katanya, dalam pesan yang dirilis di situs web resminya.
Khamenei, berkuasa menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari, belum terlihat di depan umum sejak pengangkatannya pada Maret. Pihak berwenang Iran juga belum merilis video atau audio tentang dirinya.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi menegaskan kembali sikap negaranya bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai AS memenuhi kesepakatannya berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua negara pada pertengahan Juni.
Jalur perairan startegis bagi pasokan minyak global itu menjadi sumber batu ganjalan kedua negara untuk menyepakati gencatan senjata atau perdamaian.
Editor: Anton Suhartono