67 Korban Gempa Turki Diselamatkan dari Reruntuhan Gedung dalam Sehari, Masih Ada Harapan
Korban pertama yang diselamatkan adalah Menekse Tabak (70) di Provinsi Provinsi Kahramanmaras. Satu korban lainnya adalah Masallah Cicek (55). Dia diselamatkan dari puing-puing bangunan yang runtuh di Kota Diyarbakir.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan pihaknya mengerahkan 31.000 petugas ke seluruh wilayah terdampak gempa. Mereka berpacu dengan waktu untuk terus menggali bangunan yang runtuh guna mencari korban.
Lebih dari 80.000 orang dirawat di rumah sakit, sementara 1,05 juta lainnya kehilangan tempat tinggal akibat gempa dahyat.
Oktay menegaskan, pemerintah berupaya menyediakan tempat tinggal permanen untuk korban gempa dalam setahun.
"Tujuan utama kami adalah memastikan mereka kembali ke kehidupan normal dengan memberikan perumahan permanen dalam waktu setahun, dan menyembuhkan penderitaan mereka secepat mungkin," kata Oktay.
Berdasarkan data badan penanggulangan bencana Turki AFAD, hingga Sabtu sian WIB 20.655 orang tewas dan 80.000 lebih luka.
Editor: Anton Suhartono