Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Klaim Warganya Jadi Target Pembunuhan dan Diskriminasi di Jepang
Advertisement . Scroll to see content

8 Orang Tewas Diseruduk Bus yang Dibajak Pria Berpisau, Ini Ceritanya

Rabu, 26 Desember 2018 - 13:07:00 WIB
8 Orang Tewas Diseruduk Bus yang Dibajak Pria Berpisau, Ini Ceritanya
Bus dibajak lalu menyeruduk pengguna jalan di China menewaskan 8 orang (Foto: Sina)
Advertisement . Scroll to see content

LONGYAN, iNews.id - Korban tewas akibat diseruduk bus di Longyang, Provinsi Fujian, China, Selasa (25/12/2018) bertambah menjadi delapan orang.

Bus dibajak oleh seorang pria berpisau yang belakangan diketahui bernama Qiu sekitar pukul 15.20 waktu setempat. Dia lebih dulu menyerang penumpang dan pengemudi.

Setelah diambil alih pelaku, kendaraan melaju tak terkendali menabrak mobil dan sepeda motor lalu naik trotoar hingga menyeruduk kerumunan pengguna jalan.

Kantor berita Xinhua melaporkan, pelaku, pria 48 tahun, sempat menusuk  penumpang perempuan dan pengemudi sebelum mengambil alih kendali bus. Sebanyak 22 orang mengalami luka, baik akibat serangan pisau pelaku maupun ditabrak bus. Sementara di antara korban tewas merupakan polisi lalu lintas.

Foto yang bereda di media sosial menunjukkan para korban yang dipenuhi darah bergelimpangan di pinggir jalan. Di antara mereka ada yang masih tersadar dan ada pula yang sudah tak bergerak.

Pelaku yang tak disebutkan identitasnya langsung ditangkap di lokasi. Video yang bereda di media sosial menunjukkan polisi membekuk pelaku di jalanan. Kini dia masih dalam pemeriksaan petugas untuk mendalami motif kejadian ini.

Menurut polisi, sebelum kejadian, rumah pelaku sempat didatangi petugas terkait laporan keributan.

"Penyelidikan awal menunjukkan, pelaku bersitegang dengan petugas komite warga, saat dikunjungi ke rumahnya," demikian laporan Xinhua.

Kuat dugaan kejadian ini terkait dengan kondisi psikologis pelaku setelah terlibat keributan sebelumnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut