Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Biaya Makan Jemaah Haji 2026 Turun jadi 36 Riyal, Pemerintah Hemat Rp123 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

80 Bus Siap Angkut Jemaah Haji Kloter Tambahan ke Makkah

Sabtu, 17 Juni 2023 - 02:28:00 WIB
80 Bus Siap Angkut Jemaah Haji Kloter Tambahan ke Makkah
Bus Shalawat untuk jemaah haji Indonesia (ilustrasi). (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

MADINAH, iNews.id – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah telah menyiapkan transportasi untuk jemaah haji dari kuota tambahan. Sebanyak 80 armada bus disiagakan untuk mengangkut jemaah yang transit di Madinah menuju Makkah.

Kasi Layanan Transportasi Daker Madinah, Muhammad Musta'in mengatakan, bus tersebut akan mengangkut jemaah haji ke Bir Ali untuk mengambil miqat atau niat berihram. 

“Kuota tambahan itu ya kita rata-ratakan sekitar 80 bus dari beberapa syarikah, intinya kita dari 11 syarikah itu siap,” katanya di Madinah, Jumat (16/6/2023). 

Syarikah adalah perusahaan di Arab Saudi yang berhak mengurusi layanan bus/transportasi lainnya bagi jemaah haji.  Indonesia sudah mengikat kontrak dengan 11 syarikah di Tanah Suci. 

Musta'in menyebut ada beberapa layanan transportasi di Arab Saudi terbagi. Di antaranya adalah bus Shalawat yang mengantar jemaah dari hotel di Makkah ke Masjidil Haram. Lalu ada bus Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) serta bus antarkota Jeddah, Madinah, Makkah. 

Alhamdulillah untuk bus karena kita kan sudah upgrade minimal pembuatan tahun 2018 atau 2019,” ujarnya dia.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M, Subhan Cholid menjelaskan, bus Shalawat dalam rute Jamarat – Mahbas Jin – Bab Ali tidak hanya digunakan oleh jemaah haji Indonesia. Bus itu juga digunakan oleh jemaah haji dari berbagai negara yang tinggal di hotel sekitar wilayah rute tersebut.

“Rute shalawat dari Terminal Jamarat menuju Mahbas Jin lalu ke terminal Bab Ali, sepenuhnya dikelola oleh otoritas Arab Saudi. Dan rute itu digunakan oleh semua negara,” ucapnya.

Menurut Subhan, ada 12 rute jemaah haji Indonesia saat menuju Masjidil Haram dari hotel masing-masing. Dari jumlah itu, sebanyak 11 rute diberikan kewenangannya oleh Pemerintah Arab Saudi kepada PPIH, meliputi empat rute Syisah – Terminal Syib Amir, dua rute Raudhah – Terminal Syib Amir, tiga rute Jarwal – Terminal Syib Amir, dan dua rute Misfalah – Terminal Jiad.

“Dengan kewenangan itu, PPIH dapat menyusun rencana dan mengoperasionalkan bus shalawat secara mandiri, termasuk menyediakan bus khusus untuk mengantar jemaah haji Indonesia,” papar Subhan.

Khusus rute Jamarat – Mahbas Jin – Terminal Bab Ali, kata Subhan, itu kewenangannya diserahkan penuh ke otoritas di Makkah. "Itu tidak boleh ada satu negara pun yang mengelola sendiri untuk jemaahnya. Sehingga, bus yang disiapkan pada jalur itu, boleh dinaiki jemaah dari berbagai negara yang tinggal di daerah rute tersebut,” sebut Subhan.

Untuk itu, Subhan mengimbau jemaah untuk menghindari waktu padat saat akan ke Masjidil Haram atau pulang ke hotel. Bus Shalawat beroperasi selama 24 jam. 

“Untuk menghindari kepadatan, jemaah dapat berangkat satu atau jam sebelum waktu salat, dan satu atau dua jam lebih akhir usai salat berjamaah saat akan pulang ke hotel. Itu akan lebih longgar,” katanya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut