Agen FBI Bersenjata Lengkap Geledah Rumah Youtuber Kenamaan Jake Paul

Anton Suhartono ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 08:50 WIB
Agen FBI Bersenjata Lengkap Geledah Rumah Youtuber Kenamaan Jake Paul

Jake Paul (Foto: AFP)

LOS ANGELES, iNews.id - Petugas Biro Penyelidikan Federal (FBI) bersenjata lengkap menggeledah rumah Youtuber kemanaan Jake Paul di California, Amerika Serikat, Rabu (5/8/2020).

Dalam tayangan televisi tampak para petugas menyita beberapa senjata api dari rumah Paul di Calabasas, dekat Los Angeles, setelah penggeledahan yang berlangsung beberapa jam. Namun Paul tak berada di lokasi saat penggeledahan berlangsung.

"Kami mengetahui adanya surat perintah penggeledahan di rumah Jake di Calabasas pagi ini, saat Jake berada di luar negara bagian," kata pengacara Paul, Richard Schonfeld, dikutip dari AFP, Kamis (6/8/2020).

Schonfeld menambahkan, dia dan kliennya masih mengumpulkan informasi dan akan bekerja sama dalam penyelidikan.

Pria yang memiliki lebih dari 20 juta subscriber serta berkecimpung di dunia akting, rap, dan tinju profesional, itu pada Mei lalu kedapatan berada di sebuah mal Arizona bersamaan dengan penjarahan di sela demonstrasi anti-rasial.

Dia didakwa melakukan aksi kriminal serta demonstrasi melanggar hukum, namun membantah semua tuduhan. Dakwaan terhadapnya dibatalkan untuk memungkinkan penyelidikan federal.

Juru bicara FBI mengatakan, penggeledahan tersebut masih terkait dengan penyelidikan tindakan kriminal di mal Arizona.

"Mmengeksekusi surat perintah penggeledahan federal di California dan Las Vegas, Nevada, sehubungan dengan penyelidikan ini," kata juru bicara.

Sementara pejabat FBI lainnya menegaskan tidak ada penangkapan yang dilakukan maupun direncanakan terhadap Paul.

Pria 22 tahun itu mengundang kontroversi karena menggelar pesta berlebihan di rumahnya hingga mendapat teguran oleh wali kota.

Channel YouTube-nya berisi konten komedi, akting, olahraga ekstrem, serta petualangan gila. Kakak laki-lakinya, Logan Paul, juga merupakan Youtuber, bahkan mengalahkan adiknya dengan 22 juta subscriber.

Editor : Anton Suhartono