Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme
Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa menyambut baik pencabutan status negaranya dari pendukung terorisme. Sharaa menilai keputusan tersebut seperti membuka lembaran baru dari babak paling menyakitkan perjalanan negaranya di masa lalu.
“Hari ini, Suriah melepaskan noda hitam dari pundak dan merobek dengan tangannya lembaran dari masa lalu yang menyakitkan, untuk melangkah ke ruang baru, rekonstruksi, dan pembangunan,” kata Al Sharaa, dalam pesan video yang diunggah di media sosial X, Selasa (25/8/2026).
“Rakyat Suriah yang hebat, Anda berhasil. Sanksi telah dicabut dan pembatasan telah dihapus,” katanya, menegaskan, seraya menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat serta para kerabatnya.
Dia juga berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump atas keputusan yang dianggap bersejarah tersebut.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah menyambut langkah AS tersebut sebagai pembuka “babak baru” dalam hubungan internasional negaranya. Keputusan itu memungkinkan Suriah untuk memulihkan ekonomi dan melakukan rekonstruksi, serta memperkuat stabilitas dan keamanan.
Editor: Anton Suhartono