Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Suntikan Berkali-kali Gagal Eksekusi Mati Napi di AS, Pejabat Mundur
Advertisement . Scroll to see content

Alasan AS Usir Menlu dan Delegasi Iran

Minggu, 04 Oktober 2026 - 14:53:00 WIB
Alasan AS Usir Menlu dan Delegasi Iran
Amerika Serikat mengusir Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi setelah mengetahui masih berada di AS, melewati batas yang ditetapkan pasca-Sidang Umum PBB (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengusir Menteri Luar Negeri IranAbbas Araghchi setelah mengetahui masih berada di AS, melewati batas waktu yang ditetapkan Departemen Luar Negeri (Deplu).

Araghchi sebelumnya diberi tahu untuk meninggalkan AS pada 28 September, bersama seorang anggota delegasi Iran lainnya. Namun, keduanya diketahui masih berada di negara tersebut hingga Jumat (2/10/2026).

Deplu AS kemudian mengambil tindakan tegas dengan mengusir keduanya. Salah satu anggota delegasi meninggalkan AS pada Jumat malam, sementara anggota lainnya pulang ke Iran pada keesokan hari.

Seorang pejabat AS mengatakan, dua delegasi Iran masih berada di New York jauh setelah Sidang Umum PBB berakhir.

“Dua anggota delegasi Iran lainnya ditemukan masih berada di (New York), lama setelah Sidang Umum PBB berakhir. Mereka sekarang telah diusir dari AS,” kata pejabat tersebut, seperti dikutip dari AFP, Minggu (4/10/2026).

Dia menegaskan pengusiran tersebut dilakukan atas perintah Menlu AS Marco Rubio sebagai bentuk sikap tegas Washington terhadap delegasi Iran.

Tindakan tersebut dilakukan setelah para pejabat AS dan Iran sebelumnya bertemu pada pekan lalu di sela-sela Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB, New York.

Pertemuan itu berlangsung ketika hubungan Washington dan Teheran masih tegang setelah perang AS-Israel melawan Iran serta kebuntuan mengenai program nuklir dan Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan sejumlah persyaratan. Meski demikian, Trump menyatakan berharap pembicaraan antara kedua negara dapat kembali dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.

Namun, harapan tersebut belum mendapat kepastian dari Teheran. Kantor berita Iran IRNA melaporkan pemerintah Iran tidak menjadwalkan pembicaraan langsung dengan AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut