Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Baca Gelagat Netanyahu Bakal Langgar Gencatan Senjata di Gaza

Rabu, 22 Oktober 2025 - 03:03:00 WIB
Amerika Baca Gelagat Netanyahu Bakal Langgar Gencatan Senjata di Gaza
Pemerintahan Donald Trump semakin khawatir Benjamin Netanyahu akan menggagalkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Donald Trump semakin khawatir Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan menggagalkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Surat kabar The New York Times (NYT), mengutip seorang sumber pejabat Gedung Putih, melaporkan kunjungan Wakil Presiden AS JD Vance ke Israel pekan ini bertujuan untuk menekan Netanyahu agar mematuhi gencatan senjata dengan Hamas.

Vance juga menegaskan kepada Israel mengenai komitmen pemerintahan Trump dalam memastikan kesepakatan gencatan senjata tetap berjalan.

Bukan hanya Vance, dua negosiator AS yakni utusan khusus untuk Timur Tengah Steve Witkoff serta menantu Trump, Jared Kushner, tiba lebih dulu di Israel sejak Senin lalu untuk berunding dengan Netanyahu serta pejabat lainnya mengenai implementasi kesepakatan tersebut.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada NYT, Witkoff dan Kushner yakin kesepakatan gencatan senjata terancam gagal.

Strategi kedua utusan tersebut di Israel adalah berusaha mencegah Netanyahu melanjutkan serangan habis-habisan terhadap Hamas.

Pembicaraan Witkoff dan Kushner di Israel berfokus pada beberapa area rumit yang belum terdefinisi dalam kesepakatan gencatan senjata tahap pertama yang diusulkan Trump, seperti pembentukan pasukan stabilitas internasional dan pelucutan senjata Hamas.

Israel melancarkan serangkaian serangan udara mematikan ke Gaza pada Minggu (19/10/2025) menewaskan sedikitnya 44 orang. Israel berdalih bahwa serangan itu sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas di Rafah. Tuduhan itu dibantah keras oleh Hamas seraya menegaskan kembali komitmennya terhadap gencatan senjata.

Serangan pasukan Zionis pada Minggu merupakan yang terbesar dan paling mematikan sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober. Selama gencatan senjata saja Israel telah membunuh setidaknya 97 warga Gaza.

Trump kemudian menegaskan, gencatan senjata di Gaza tetap berlaku meski ada serangan Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut