Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Resmi Keluar Dari Paris Agreement, Kampanye Perubahan Iklim Terancam

Kamis, 05 November 2020 - 02:20:00 WIB
Amerika Resmi Keluar Dari Paris Agreement, Kampanye Perubahan Iklim Terancam
Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) sah keluar dari Pakta Lingkungan Global. Pakta dari Kesepakatan Paris (Paris Agreement) itu bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Keputusan tersebut diambil di tengah-tengah ketidakjelasan hasil Pilpres AS. Langkah itu setidaknya menjadi bukti janji Donald Trump meski rivalnya, Joe Biden juga siap membawa AS bergabung kembali jika terpilih menjadi presiden.

"Penarikan AS akan menyisakan lubang yang amat besar dalam upaya untuk memenuhi tujuan dan cita-cita Kesepakatan Paris," kata Sekretaris Eksekutif UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), Patricia Espinosa, dikutip dari Reuters, Kamis (5/11/2020).

Kendati demikian, Espinosa memastikan AS tetap menjadi bagian dari UNFCCC. Dia menjamin lembaganya siap membantu AS apabila ingin bergabung kembali dalam Pakta Lingkungan Global.

Niat AS untuk keluar dari Paris Agreement disampaikan oleh Presiden Donald Trump pada Juni 2017. Pemberitahuan resmi kepada PBB disampaikan pada 4 November 2019.

Keputusan AS mengecewakan sejumlah negara, termasuk Inggris dan Prancis. Namun, mereka berharap bisa terus bekerja sama dengan Amerika mengambil inisiatif untuk mengatasi masalah perubahan iklim.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut