Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Menhan Israel Takut Negaranya Dihujani Rudal Iran
Advertisement . Scroll to see content

Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya

Kamis, 05 Februari 2026 - 15:02:00 WIB
Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya
Iran merilis angka resmi jumlah korban tewas akibat demonstrasi rusuh yang berlangsung sejak 28 Desember 2025 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Otoritas Iran merilis angka resmi jumlah korban tewas akibat demonstrasi rusuh yang berlangsung sejak 28 Desember 2025. Sebanyak 3.117 orang tewas, membantah data PBB serta beberapa organisasi hak asasi manusia (HAM) internasional yang menyebutkan angkanya di atas 6.000 orang.

Pemerintah Iran juga membantah pasukan keamanan berada di balik pembunuhan yang sebagian besar terjadi pada 8 dan 9 Januari lalu.

Lembaga HAM yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA), mengungkap 6.872 korban tewas dan sedang menyelidiki lebih dari 11.000 kasus lainnya. 

Sementara itu Seorang pelapor khusus PBB mengatakan, jumlah korban tewas mungkin lebih tinggi dari 20.000 orang. Dia mengatakan informasi dari dalam iran terus mengalir, meski ada penyaringan internet yang ketat oleh pemerintah.

Pada Minggu (1/2/2026), pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian merilis 2.986 nama yang dipastikan tewas selama demonstrasi tersebut. Disebutkan, 131 orang lainnya belum teridentifikasi, sehingga daftar tambahan akan segera dirilis.

Daftar tersebut mencakup nama lengkap korban tewas, nama depan ayah, serta enam digit terakhir nomor identitas nasional yang terdiri atas 10 digit. Namun daftar tersebut tidak menyebutkan di mana, kapan, bagaimana, atau oleh siapa mereka dibunuh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut