Amerika Selatan Kini Jadi Episentrum Baru Pandemi Covid-19

Antara ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:59 WIB
Amerika Selatan Kini Jadi Episentrum Baru Pandemi Covid-19

Dr Mike Ryan (paling kiri). (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.idAmerika Selatan kini telah menjadi episentrum baru pandemi virus corona (Covid-19). Brasil adalah negara yang paling terpukul di kawasan itu, sementara kasus infeksi corona terus meningkat di beberapa negara Afrika yang sejauh ini memiliki angka kematian relatif rendah.

Menurut pakar kedaruratan utama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Mike Ryan, situasi di Amerika Selatan sekarang tampak lebih suram. “Dalam arti tertentu, Amerika Selatan telah menjadi pusat baru untuk penyakit ini,” katanya dalam konferensi pers di Jenewa, Jumat (22/5/2020).

Brasil adalah negara yang paling terpengaruh, dan pihak berwenang di sana telah menyetujui penggunaan luas obat antimalaria hidroksiklorokuin untuk pengobatan Covid-19. Ryan menegaskan, sampai sekarang belum ada bukti klinis yang mendukung penggunaan hidroksiklorokuin secara luas terhadap pasien Covid-19, mengingat risiko yang terdapat pada obat itu.

Sementara itu, pandemi Covid-19 telah mencapai tonggak sejarah di Afrika, dengan lebih dari 100.000 kasus yang dikonfirmasi per hari ini.

Dalam pernyataannya, WHO mencatat bahwa virus tersebut telah menyebar ke setiap negara di Afrika sejak kasus pertama dikonfirmasi di benua itu 14 mpekan lalu. Tercatat saat ini ada 3.100 kematian dikonfirmasi di Benua Hitam akibat Covid-19.

Menurut direktur regional WHO untuk Afrika, Dr Matshidiso Moeti, saat ini Covid-19 telah tiba di Afrika dan benua itu telah dihindarkan dari tingginya jumlah kematian yang telah menghancurkan wilayah lain di dunia.

“Meskipun begitu, kita tidak boleh dibuai dengan rasa puas diri karena sistem kesehatan kita rapuh dan kurang mampu mengatasi peningkatan kasus yang tiba-tiba,” kata dokter yang berasal dari Botswana itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil