Amunisi Dikira Mainan Meledak, Pelajar Israel Tewas dan Belasan Lainnya Luka
“Dugaannya adalah amunisi itu meledak di tangan salah satu siswa,” kata seorang pejabat kepolisian distrik utara Israel, Meir Eliyahu, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/10/2026).
Pemerintah Kota Ma’alot-Tarshiha mengidentifikasi remaja tewas itu sebagai Elazar Yair Wilensky, siswa kelas 9 berusia 15 tahun.
United Hatzalah, layanan tanggap darurat Israel, menjelaskan tiga orang mengalami luka serius dalam ledakan tersebut. Sementara setidaknya 10 orang lainnya mengalami luka ringan hingga sedang.
Para siswa dan staf sekolah dalam study tour saat ledakan terjadi.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, bersama menteri pendidikan, mengunjungi korban luka dan keluarga di Rumah Sakit Rambam di Haifa. Netanyahu menginstruksikan IDF untuk memperkuat larangan menyentuh amunisi yang belum meledak.
Editor: Anton Suhartono