Anak Muda dari 8 Negara Belajar Diplomasi Global di Maldives, Apa yang Dibahas?
MALDIVES, iNews.id – Ratusan delegasi muda dari delapan negara berkumpul dalam forum internasional Asia World Model United Nations (AWMUN) XIV di Maldives pada 15–19 Mei 2026. Forum ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mempelajari praktik diplomasi global sekaligus membahas berbagai isu dunia yang tengah menjadi perhatian internasional.
Mengusung tema Tides of Tomorrow: Reimagining Global Leadership for a World in Peril”*, konferensi tersebut menghadirkan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan berbagai topik global, mulai dari penyebaran penyakit menular hingga perlindungan hak politik saat proses pemilu berlangsung.
Dalam forum tersebut, peserta dibagi ke dalam dua council utama. Council World Health Organization (WHO) membahas topik 'Preventing the Spread of Communicable Diseases in Public Places' untuk peserta usia 11–14 tahun. Sementara council United Nations Human Rights Council (UNHRC) mengangkat isu 'Fair Play: Protecting Political Rights and Preventing Arbitrary Detention During Electoral Processes' bagi peserta usia 15 tahun ke atas.
Sejumlah pejabat tinggi Maldives turut hadir sebagai pembicara utama, termasuk Menteri Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Maldives Abdulla Rafiu serta Menteri Luar Negeri Maldives Iruthisham Adam.
IPEKA IICS Angkat Isu Rasisme hingga Mempertahankan Nilai Budaya di MUN 2025
Dalam pidato Presiden Maldives yang dibacakan Abdulla Rafiu, generasi muda didorong untuk aktif mengambil peran dalam menghadapi tantangan global. Menurut dia, kepemimpinan di era modern harus dibangun melalui kerja sama dan kepedulian antarsesama.
"Jangan meremehkan kemampuan diri sendiri untuk menciptakan perubahan," kata Abdulla dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).
Gubernur Malut Terpilih Sherly Tjoanda Harap MUN 2025 Lahirkan Diplomat Handal