Angka Kematian Covid-19 di Amerika Latin Tembus 200.000

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 16:03 WIB
Angka Kematian Covid-19 di Amerika Latin Tembus 200.000

Angka infeksi dan kematian akibat Covid-19 di Amerika Latin terus bertambah (fotoL: AFP)

MEKSIKO, iNews.id - Angka kematian akibat Covid-19 di wilayah Amerika Latin menembus angka 200.000 pada Minggu (2/8/2020). Terbaru, Peru melaporkan 191 angka kematian dalam 24 jam.

Dilansir dari Reuters berdasarkan data yang dikeluarkan worldmeter, Peru menjadi negara dengan kasus baru terbanyak di wilayah Amerika Latin dengan jumlah 414.735. Dengan tambahan 191 kasus kematian baru, jumlah kematian di negara tersebut mencapai 19.217.

Cile berada di bawah Peru dengan jumlah infeksi Covid-19 mencapai 357.658 dan 9.533 angka kematian. Kolombia di urutan tiga negara Amerika Latin dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 tertinggi, terdapat 306.181 kasus aktif dan 10.330 kasus kematian.

Secara global, Covid-19 telah menginfeksi 17.849.853 dengan angka kematian mencapai 685.071 di lebih dari 130 negara.

Amerika Serikat masih menjadi negara paling terdampak Covid-19, di negara tersebut terdapat lebih dari 4 juta kasus infeksi dengan angka kematian lebih dari 165.000.

Brasil di urutan dua dengan angka infeksi mencapai 2.708.876 dan jumlah kematian 156.621, diikuti India yang mencatatkan 1.750.723 kasus infeksi dengan angka kematian menyentuh 37.364.

Sedangkan, kasus Covid-19 di daratan China yang sempat menjadi epicentrum pertama Covid-19 berada di angka 84.337 dan jumlah angka kematian mencapai 4.634.

Negara-negara berkembang seperti Rusia, Inggris, Amerika Serikat dan China tengah berlomba dalam pengembangan vaksin. Vaksinasi menjadi harapan terakhir dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Editor : Arif Budiwinarto