Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Saudi dan Kedubes Asing, Sebut Operasi 'Bendera Palsu' Israel
Advertisement . Scroll to see content

Arab Saudi Akan Bangun Kilang Minyak Rp140 Triliun di Pakistan

Senin, 14 Januari 2019 - 08:35:00 WIB
Arab Saudi Akan Bangun Kilang Minyak Rp140 Triliun di Pakistan
Pemandangan pelabuhan Gwadar di Pakistan. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

GWADAR, iNews.id - Arab Saudi berencana membangun kilang minyak di Gwadar, pelabuhan laut di Pakistan, tepatnya di Samudra India, yang sedang dibangun dengan bantuan China.

Kilang itu diperkirakan akan memakan investasi senilai 10 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp140,79 triliun.

Pakistan ingin menarik investasi dan berbagai bantuan keuangan untuk mengatasi melambungnya defisit transaksi yang sebagian disebabkan oleh kenaikan harga minyak.

Tahun lalu, Saudi menawarkan paket bantuan 6 miliar dolar AS, yang termasuk bantuan untuk membiayai impor minyak mentah.

"Arab Saudi ingin membuat pembangunan ekonomi Pakistan stabil dengan mendirikan kilang minyak dan kemitraan dengan Pakistan dalam Koridor Ekonomi Pakistan China," kata Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al Falih, seperti dilaporkan VOA, Senin (14/1/2019).

Menurut Al Falih, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman akan mengunjungi Pakistan pada Februari untuk menandatangani perjanjian. Al Falih menambahkan, Arab Saudi akan menanamkan investasi di sektor lain juga.

China sudah menjanjikan bantuan 60 miliar dolar AS sebagai bagian Koridor Ekonomi Pakistan China (CPEC) yang termasuk pembangunan pembangkit listrik, jalan raya, pembangunan jalur kereta baru dan perbaikan jalur kereta, serta meningkatkan kapasitas pelabuhan.

Bantuan itu guna mengembangkan Pakistan menjadi jalur darat yang menghubungkan wilayah barat China dengan dunia.

"Dengan pembangunan kilang minyak di Gwadar, Arab Saudi akan menjadi mitra penting dalam CPEC," kata Menteri Perminyakan Pakistan, Ghulam Sarwar Khan.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut