Saudi Aramco Hentikan Operasi Kilang Raksasa Ras Tanura Imbas Serangan Drone Iran
RIYADH, iNews.id - Perusahaan minyak dan gas (migas) Saudi Aramco menghentikan operasional di kilang Ras Tanura setelah terjadi kebakaran yang dipicu serangan drone. Insiden tersebut menyebabkan penghentian sementara aktivitas pemuatan di kilang yang memiliki kapasitas pengolahan 550.000 barel per hari itu.
Melansir The National, penutupan kilang ini sekaligus menjadi gangguan kedua terhadap fasilitas Aramco dalam beberapa hari terakhir.
Bloomberg dan Reuters melaporkan, kilang tersebut ditutup setelah serangan yang terjadi di tengah serangan drone dan rudal oleh Iran terhadap negara-negara tetangganya di kawasan Teluk.
Ras Tanura, yang terletak di sepanjang pesisir Teluk, menjadi lokasi salah satu terminal ekspor minyak terbesar di dunia serta fasilitas penyulingan utama. Pelabuhan ini mengoperasikan porsi signifikan ekspor minyak mentah Arab Saudi dengan kargo yang umumnya dikirim ke pasar-pasar utama di Eropa dan Asia, termasuk China, Jepang, dan Korea Selatan.
Perang AS-Israel vs Iran, Kemenhaj Kerahkan Tim Sisir Jemaah Umrah Telantar di Arab Saudi
Kilang dan terminal ekspor tersebut memproses serta mengirim minyak mentah yang bersumber dari sejumlah ladang terbesar di Arab Saudi, termasuk Ghawar, ladang minyak konvensional terbesar di dunia.