Arab Saudi Hargai Upaya Trump soal Usulan Perdamaian Timur Tengah, Tegaskan Tetap Dukung Rakyat Palestina

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 08:36 WIB
Arab Saudi Hargai Upaya Trump soal Usulan Perdamaian Timur Tengah, Tegaskan Tetap Dukung Rakyat Palestina

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz tiba untuk berpidato di ibu kota Riyadh. (FOTO: Bandar AL-JALOUD / Saudi Royal Palace / AFP)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi menyatakan menghargai upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyusun rencana perdamaian Timur Tengah. Saudi juga menyerukan dimulainya pembicaraan langsung antara Israel dan Palestina.

"Setiap ketidaksepakatan dengan rencana tersebut harus diselesaikan melalui negosiasi di bawah naungan Amerika Serikat, untuk memajukan proses perdamaian untuk mencapai kesepakatan yang mencapai (yang) hak-hak sah rakyat Palestina," demikian pernyataan kementerian luar negeri Saudi, seperti dilaporkan AFP, Rabu (29/1/2020).

"Kerajaan menghargai upaya pemerintahan Presiden Trump mengembangkan rencana perdamaian yang komprehensif antara pihak Palestina dan Israel," kata lanjut pernyataan itu, yang dimuat di media pemerintah.

Warga Palestina marah dan menyebut rencana yang sudah lama tertunda itu bias dan layak masuk ke "tempat sampah."

BACA JUGA: Trump Paparkan Rencana Perdamaian Timur Tengah: Janjikan Yerusalem Ibu Kota Israel, Palestina Mengutuk

"Raja Salman menelepon presiden Palestina Mahmud Abbas dan menekankan sikap teguh kerajaan pada masalah Palestina dan hak-hak rakyat Palestina," lapor kantor berita negara Suadi Press Agency.

"Raja Salman berdiri bersama rakyat Palestina dan mendukung pilihan mereka dan apa yang mencapai harapan dan aspirasi mereka," isi pernyataan itu.

"Presiden Palestina menyatakan penghargaannya kepada (Raja Salman) atas ketajaman dan minatnya pada perjuangan Palestina, dan untuk Kerajaan Arab Saudi atas sikapnya yang konsisten dan mendukung terhadap Palestina dan rakyatnya," sebut SPA.

Pernyataan kementerian luar negeri terkait rencana perdamaian Trump mengutip Inisiatif Perdamaian Arab 2002 yang menekankan bahwa solusi militer untuk konflik itu belum membawa perdamaian atau keamanan kepada pihak mana pun.


Editor : Nathania Riris Michico