Arab Saudi Kutuk Janji Netanyahu Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 11 September 2019 - 08:32 WIB
Arab Saudi Kutuk Janji Netanyahu Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat

PM Israel Benjamin Netanyahu dan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton (kanan) mengunjungi pos tentara yang menghadap ke Lembah Yordan, 23 Juni 2019. (Foto: AFP / ABIR SULTAN)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi mengutuk janji kontroversial Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mencaplok Lembah Jordan di Tepi Barat yang diduduki jika terpilih kembali dalam pemilu Israel. Saudi menyebut langkah itu eskalasi berbahaya.

"Kerajaan mengutuk dan menolak mentah-mentah deklarasi itu," demikian pernyataan Badan Pers Saudi (SPA), mengutip pengadilan kerajaan.

"Kerajaan menegaskan bahwa deklarasi ini adalah eskalasi yang sangat berbahaya terhadap rakyat Palestina dan merupakan pelanggaran mencolok atas piagam PBB dan prinsip-prinsip hukum internasional," lanjut pernyataan itu, seperti dikutip AFP, Rabu (11/9/2019).

Arab Saudi juga menyerukan pertemuan darurat para menteri luar negeri dari 57 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Netanyahu melontarkan janji yang sangat kontroversial saat dirinya tengah mempersiapkan diri untuk pemilu 17 September. Dia juga menegaskan kembali niatnya untuk mencaplok permukiman Israel di Tepi Barat yang lebih luas jika kembali terpilih dalam pemilu Israel.

"Arab Saudi mendesak komunitas internasional untuk mengutuk dan menolak deklarasi dan mempertimbangkan tindakan apa pun yang dibuatnya tidak berlaku."

Palestina segera bereaksi terhadap pernyataan Netanyahu dengan menyatakan bahwa pemimpin rezim Zionis itu menghancurkan harapan untuk perdamaian, sementara lawannya di pemilu menyebut Netanyahu melakukan permainan demi meraih suara terbanyak.


Editor : Nathania Riris Michico