YEREVAN, iNews.id – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Armenia mengklaim perbatasannya diserang militer Azerbaijan tadi malam. Menurut Yerevan, serangan artileri dari sisi perbatasan negara tetangganya itu berhasil ditangkis.
“Pada malam hari Tanggal 8 Desember (2021), Angkatan Bersenjata Azerbaijan mulai menembak dengan berbagai senjata api kaliber ke arah Angkatan Bersenjata Republik Armenia yang ditempatkan di bagian timur perbatasan Armenia-Azerbaijan,” demikian pernyataan Kemhan Armenia di situs resminya, Kamis (9/12/2021).
Agen ICE Tembak Mati Wanita AS, Trump Bermusuhan dengan Rakyat Sendiri di Minnneapolis
“Tembakan musuh dapat dipadamkan dengan tindakan balas dendam. Tidak ada korban di pihak Armenia,” ungkap pernyataan itu lagi, seperti dikutip kembali kantor berita Sputnik.
Kemhan Armenia pun meminta pihak Azerbaijan untuk menahan diri dari tindakan provokatif, yang dapat meningkatkan ketegangan di kawasan.
6 Tentara Armenia Tewas di Tangan Pasukan Azerbaijan saat Bentrok di Perbatasan
Kedua pihak baru-baru ini sepakat untuk membuat garis pemisah perbatasan dan demiliterisasi. Pada 26 November lalu, Presiden Armenia Ilham Aliyev, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan di Sochi, Rusia.
Pertempuran Pecah Lagi di Perbatasan, 7 Tentara Azerbaijan Tewas di Tangan Pasukan Armenia
Dalam pertemuan itu, ketiganya membahas prospek normalisasi hubungan Armenia-Azerbaijan dan langkah-langkah untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan di perbatasan. Pertemuan itu menyusul bentrokan sengit di perbatasan kedua negara yang bertikai, yang meletus pada pertengahan November.
Lebih dari 12 tentara dari kedua belah pihak tewas dan puluhan personel militer lainnya terluka.
Eskalasi konflik yang telah berlangsung lama lebih dari setahun yang lalu dan menjadi yang paling mematikan dalam sejarah perselisihan kedua negara, telah merenggut 15.000 nyawa. Konflik itu juga memiliki dampak ekonomi dan politik yang besar di Armenia.
Editor: Ahmad Islamy Jamil
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku