Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini 2 Ganjalan yang Bikin AS dan Iran Belum Bisa Berdamai
Advertisement . Scroll to see content

AS Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Tolak Kesepakatan Damai

Senin, 20 April 2026 - 03:00:00 WIB
AS Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Tolak Kesepakatan Damai
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran kembali jika menolak kesepakatan damai yang diajukan negaranya. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran kembali jika menolak kesepakatan damai yang diajukan negaranya. Gencatan senjata AS-Iran yang berlangsung selama dua minggu akan berakhir pada Selasa (21/4/2026).

Trump mengulangi ancamannya, sebagaimana disampaikan sebelum gencatan senjata, yakni akan menghancurkan pembangkit listrik, infrastruktur energi, serta jembatan Iran.

"Kami menawarkan kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya. Karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik, dan setiap jembatan, di Iran. Tak ada lagi orang baik!" kata Trump, di akun media sosial, Truth Social, Minggu (19/4/2026).

Dalam postingan terpisah, Trump juga mengatakan serangan militer Iran terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz pada Sabtu (18/4/2026) sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru di Selat Hormuz kemarin. Pelanggaran Total terhadap perjanjian gencatan senjata! Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis, dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik, bukan?" tulis Trump.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut