AS Belajar Banyak dari Ledakan saat Uji Coba Rudal Rusia

Anton Suhartono ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 10:38 WIB
AS Belajar Banyak dari Ledakan saat Uji Coba Rudal Rusia

Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) belajar banyak dari tragedi ledakan uji coba roket di fasilitas peluncuran rudal Rusia yang menewaskan lima orang pada Kamis pekan lalu. Tak hanya itu, ada bahaya lain mengintai yakni kenaikan level radiasi di kota sekitar kejadian yakni Nenoska, Arkhangelsk.

Presiden Donald Trump mengatakan, kejadian serupa bisa saja terjadi di AS. Kegagalan uji coba rudal bisa berakibat fatal dan berdampak luas.

"AS belajar banyak dari kegagalan dalam ledakan rudal di Rusia. Kami memiliki teknologi serupa, bahkan lebih canggih," cuit Trump, seperti dilaporkan kembali AFP, Selasa (13/10/2019).

Dia menyoroti soal kebocoran radiasi yang berdampak pada masyarakat dan lingkungan.

"Ledakan 'Skyfall' Rusia membuat orang khawatir tentang udara di sekitar fasilitas, dan jauh di luarnya. Itu tidak baik!" ujarnya, masih di Twitter.

Pemerintah di kota tetangga Nenoska, yakni Severodvinsk, sempat mengumumkan naiknya level radiasi usai ledakan pada Kamis pekan lalu. Anehnya, pengumuman soal adanya radiasi tiba-tiba dihapus dari situs web pemerintah kota keesokan harinya. Tak ada penjelasan soal ini.

Kementerian Pertahanan Rusia beberapa saat setelah ledakan terjadi menepis adanya kebocoran radiasi pada level membahayakan.

Para ahli menghubungkan ledakan itu dengan rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik 9M730 atau dikenal NATO sebagai SSC-X-9 Skyfall. Rudal ini pernah disebut-sebut oleh Presiden Vladimir Putin pada awal tahun.

Ledakan terjadi di fasilitas uji coba rudal militer Rusia di pantai Laut Putih. Rudal itu sedang diuji coba di sebuah platform di laut saat bahan bakar roket tiba-tiba terbakar hingga memicu ledakan. Korban tewas merupakan staf Badan Tenaga Atom Rusia Rosatom. Mereka terempas ke laut akibat kuatnya ledakan. Selain itu, ada tiga Rosatom yang mengalami luka.


Editor : Anton Suhartono