AS Bisa Serang Kanada? PM Carney Ungkap Persiapan Rahasia Hadapi Skenario Terburuk
NEW YORK, iNews.id - Kanada diam-diam mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk dalam hubungannya dengan Amerika Serikat (AS), termasuk serangan militer Washington terhadap Ottawa.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengungkapkan pemerintahannya telah meneliti secara saksama kemungkinan invasi AS selama setahun terakhir. Persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rencana darurat untuk menghadapi risiko ekstrem.
"Saya kira Anda memiliki tanggung jawab dalam peran ini, melihat risiko ekstrem. Ini hanya manajemen risiko, bukan skenario dasar, tapi terlihat tidak bertanggung jawab jika tidak (melakukannya)," kata Carney, dalam wawancara dengan The New York Times, belum lama ini.
Menurut Carney, pemerintah Kanada telah menghabiskan setahun terakhir untuk menyusun berbagai rencana darurat. Langkah itu dilakukan bukan karena invasi AS dianggap sebagai skenario utama, melainkan sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko ekstrem.
Persiapan menghadapi skenario terburuk tersebut juga mendorong Kanada mengurangi ketergantungannya terhadap AS secara signifikan. Ottawa mulai mengevaluasi sejumlah hubungan strategis dengan Washington, termasuk di sektor teknologi dan pertahanan.
Hubungan Kanada dan AS memanas sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025. Trump menjadikan Kanada, bersama Meksiko, sebagai salah satu negara pertama yang dikenai tarif baru.
Trump juga beberapa kali mengancam atau mengusulkan agar Kanada menjadi negara bagian AS ke-51. Gagasan tersebut ditolak tegas oleh Carney.
Ketegangan kembali mencuat setelah Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika. Danau tersebut merupakan bagian dari sistem Danau Besar dan membentang di perbatasan AS-Kanada. Pantainya berada di Negara Bagian New York dan Provinsi Ontario.
Carney menegaskan Kanada tetap akan menggunakan nama Danau Ontario.
Editor: Anton Suhartono