Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

AS Diam-Diam Bantu Pasukan Ukraina, Benarkah?

Minggu, 27 Februari 2022 - 06:09:00 WIB
AS Diam-Diam Bantu Pasukan Ukraina, Benarkah?
Rusia menuduh AS membantu pasukan Ukraina melalui pengintaian dan pengawasan udara terhadap Armada Laut Hitam (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Rusia menuduh Amerika Serikat (AS) telah terlibat dalam pertempuran di Ukraina. Tuduhan itu disampaikan Juru Bicara Kemeneterian Pertahanan (Kemhan) Rusia Igor Konashenkov, Sabtu (26/2/2022).

Pasukan AS disebut membantu operasi Angkatan Laut (AL) Ukraina di dekat Pulau Zmiinyi, Laut Hitam. Seperti diketahui pada Jumat lalu terjadi pertempuran sengit melibatkan armada kapal perang Ukraina dan Rusia di perairan itu.

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby buru-buru membantah tuduhan Konashenkov.

“Tuduhan Rusia bahwa Amerika Serikat (AS) terlibat dalam operasi Angkatan Laut Ukraina di dekat Pulau Zmiiny adalah salah. Kami tidak memberikan (bantuan) ISR (intelijen, pengawasan, pengintaian) atau dukungan lainnya,” kata Kirby, dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Minggu (27/2/2022).

Sebelumnya Konashenkov mengatakan, drone pengintai RQ-4 Global Hawk dan MQ-9A Reaper AS terdeteksi di wilayah udara Zmiinyi. Menurut Konashenkov, sangat mungkin drone AS mengarahkan kapal Ukraina ke Armada Laut Hitam AL Rusia.

Pada Jumat malam, 16 kapal AL Ukraina menggunakan taktik serangan masif ke kapal perang Armada Laut Hitam Rusia. Serangan itu bertujuan mengevakuasi 82 pasukan ​​penjaga perbatasan Ukraina yang secara sukarela meletakkan senjata di Pulau Zmiinyi. 

Enam kapal AL Ukraina, kata Konashenkov, hancur namun tidak ada dari 82 tentara Ukraina yang menjadi korban.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut