Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Advertisement . Scroll to see content

AS-India Bakal Bertukar Informasi Rahasia untuk Lawan China

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:01:00 WIB
AS-India Bakal Bertukar Informasi Rahasia untuk Lawan China
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo (kiri), dan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, di New Delhi, India, Selasa (27/10/2020). (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Perjanjian kali ini akan memungkinkan AS untuk berbagi data satelit dan sensor rahasia yang akan membantu India dalam menargetkan rudalnya dan menempatkan pasukan. Kesepakatan penting tersebut juga akan memungkinkan AS untuk menyediakan teknologi navigasi terbaru pada setiap jet tempur yang disuplai ke India.

Esper telah mendesak agar India membeli jet tempur F-18 buatan AS dan menjauh dari ketergantungannya pada persenjataan Rusia. Esper dan Singh menyambut baik perluasan berbagi informasi itu, demikian kata pernyataan AS.

Sementara, Kementerian Pertahanan India mengungkapkan, pertemuan menteri kedua negara hanya membahas potensi bidang kerja sama baru, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

India memang mencari dukungan militer internasional yang lebih besar sejak meletusnya bentrokan perbatasan mematikan terbaru dengan China pada Juni lalu. Sedikitnya 20 tentara India tewas dalam bentrokan itu, sedangkan korban di pihak China tidak diketahui.

Kedua negara bertetangga sejak itu telah mengirim puluhan ribu tentara ke kedua sisi perbatasan yang disengketakan di wilayah Ladakh, Himalaya.

Setelah dari India, Pompeo akan melanjutkan tur Asia-nya ke ke Sri Lanka, Maladewa, dan Indonesia. Investasi dan pengaruh China yang tumbuh di Sri Lanka dan Maladewa telah memicu kekhawatiran di AS dan India.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut