Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Advertisement . Scroll to see content

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

Senin, 15 Juni 2026 - 07:50:00 WIB
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Iran mengumumkan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai dengan Amerika Serikat telah disetujui kedua negara (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mengumumkan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS) telah disetujui oleh kedua negara. Penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026).

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi upacara penandatanganan MOU akan berlangsung di Jenewa, Swiss. Sementara itu dengan kesepakatan ini, blokade maritim AS terhadap pelabuhan Iran akan berlaku mulai Minggu malam waktu AS atau Senin (15/6/2026) pagi.

Gharibabadi menyebut MoU tersebut bukan hanya hasil dari diplomasi, melainkan pencapaian militer Iran selama konflik.

“Musuh yang melancarkan serangan gagal mencapai semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam meraih kemenangan besar dalam perang,” katanya, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia menambahkan, Iran telah memasukkan semua sikap kunci dalam draf MoU. Naskah lengkapnya akan dipublikasikan setelah penandatanganan resmi.

Para pejabat Iran, lanjut dia, juga akan menjelaskan berbagai dimensi dan pencapaian perjanjian tersebut melalui media publik sebelum upacara penandatanganan.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi tercapainya persetujuan kesepakatan dengan Iran seraya mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump, di akun Truth Social.

Dia menyebut Iran akan membuka Selat Hormuz seperti sedia jala tanpa biaya tol, bersamaan pencabutan segera blokade maritim terhadap pelabuhan Iran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut