Netanyahu Ngotot ke New York meski Diancam Akan Ditangkap
WASHINGTON, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu tetap akan datang ke Kota New York, Amerika Serikat (AS), pada September mendatang, meski Wali Kota Zohran Mamdani menyerukan penangkapannya. Netanyahu akan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB pada September di Markas Besar PBB, New York.
Mamdani menyerukan penangkapan Netanyahu yang berstatus buronan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) sejak 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Dalam wawancara dengan Fox News, Netanyahu menegaskan dirinya tak akan pernah bisa ditangkap selama berada di AS, termasuk di Kota New York.
"Pertama-tama, saya akan pergi ke New York. Saya pasti akan berangkat ke sana. Saya akan mengatakan kebenaran di depan pejabat terpilih yang menyebarkan kebencian ini," ujarnya, dikutip Kamis (30/7/2026).
Netanyahu balik menuduh Mamdani mempromosikan perpecahan di antara warga New York dan menargetkan pemeluk Yahudi.