Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang
Advertisement . Scroll to see content

AS Janji Akan Segera Kirim Senjata dan Latih Tentara Taiwan

Sabtu, 08 April 2023 - 14:51:00 WIB
AS Janji Akan Segera Kirim Senjata dan Latih Tentara Taiwan
Ketua DPR AS Kevin McCarthy menjamu Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di California. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TAIPEI, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan membantu memberikan pelatihan bagi angkatan bersenjata Taiwan. Tak hanya itu, AS juga akan mempercepat pengiriman senjata ke pulau tersebut.

Hal itu disampaikan Michael McCaul, Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS saat makan siang yang diselenggarakan oleh Tsai, di Taipei Sabtu (8/4/2023). Dia menegaskan, AS mendukung Taiwan.

"Saya menandatangani semua penjualan militer asing, termasuk senjata ke Taiwan, dan saya berjanji kepada Anda, Nyonya Presiden, kami akan mengirimkan senjata itu," katanya.

Saat ini, China memulai latihan militer selama tiga hari di sekitar pulau yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya. Pengumuman latihan militer itu disampaikan oleh China sehari setelah Presiden Taiwan Tsai Ing-wen kembali ke Taipei dari Los Angeles di mana dia bertemu dengan ketua DPR AS Kevin McCarthy. Langkah Tsai itu membuat marah Beijing.

Sejak tahun lalu, Taiwan telah mengeluhkan keterlambatan pengiriman senjata AS, seperti rudal anti-pesawat Stinger. Hal itu karena produsen mengalihkan pasokan ke Ukraina untuk mendukung pertahanannya melawan Rusia.

"Kami melakukan semua yang kami bisa di Kongres untuk mempercepat penjualan ini dan mendapatkan senjata yang Anda butuhkan untuk mempertahankan diri," kata McCaul yang seorang Republikan.

Dia juga menegaskan, AS akan memberikan pelatihan kepada militer Taiwan bukan untuk perang, tetapi untuk perdamaian. 

"Memproyeksikan kelemahan hanya mengundang agresi dan konflik. Memproyeksikan kekuatan memberikan pencegahan dan mempromosikan perdamaian," katanya. 

China menggambarkan Taiwan sebagai masalah yang paling sensitif dan penting dalam hubungannya dengan AS. Topik tersebut selalu menjadi sumber gesekan antara Beijing dan Washington.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut