Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Advertisement . Scroll to see content

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00:00 WIB
AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga
Amerika Serikat mengeluarkan peringatan keamanan global bagi seluruh warganya di luar negeri menyusul memanasnya perang dengan Iran (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keamanan global bagi seluruh warganya di luar negeri menyusul memanasnya perang dengan Iran. Washington memperingatkan bahwa perkembangan situasi keamanan dapat berlangsung secara tak terduga, sehingga warga AS diminta meningkatkan kewaspadaan di mana pun mereka berada.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menyatakan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah berpotensi memicu eskalasi yang sulit diprediksi. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kawasan konflik, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan perjalanan internasional serta meningkatkan ancaman terhadap kepentingan AS di berbagai negara.

Dalam pernyataan yang dirilis Senin (20/7/2026), Deplu AS menyebut lingkungan keamanan saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

"Karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi tidak terduga," demikian bunyi pernyataan Deplu AS, dikutip Selasa (21/7/2026).

Pemerintah AS secara khusus meminta warga negaranya yang berada di Timur Tengah agar selalu waspada terhadap perkembangan situasi. Mereka juga diminta bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan sementara wilayah udara, hingga berbagai gangguan perjalanan lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut