Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Advertisement . Scroll to see content

AS Kemungkinan Minta Ganti Rugi ke China terkait Dampak Wabah Virus Corona

Selasa, 28 April 2020 - 08:33:00 WIB
AS Kemungkinan Minta Ganti Rugi ke China terkait Dampak Wabah Virus Corona
Donald Trump mengaku tidak senang dengan China atas penanganan wabah virus corona (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat kemungkinan akan meminta ganti rugi kepada China akibat dampak virus corona. Covid-19 diyakini berasal dari Kota Wuhan yang kini telah menyebar ke sekitar 215 negara dan wilayah di dunia.

AS merupakan negara dengan korban terinfeksi dan meninggal terbesar di dunia. Belum lagi dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pemberlakuan lockdown.

Presiden Donald Trump mengatakan, pemerintahannya belum puas dengan apa yang telah dilakukan China sehingga wabah menyebar.

“Kami tidak senang dengan China. Kami tak senang dengan semua kondisi ini karena kami yakin seharusnya wabah ini bisa dihentikan dari sumbernya. Itu seharusnya bisa dihentikan dengan cepat sehingga tidak menyebar ke seluruh dunia,” kata Trump, dikutip dari AFP, Selasa (28/4/2020).

Atas dasar itu, Trump menyebut bahwa China harus bertanggung jawab. Pemerintahannya sedang menyelidiki secara serius dugaan pelanggaran China.

Saat ditanya komentarnya soal artikel di surat kabar Jerman bahwa China harus membayar ganti rugi sebesar 165 miliar dolar AS atas dampak ekonomi dari Covid-19 terhadap negara itu, Trump mengatakan bisa saja.

“Kita bisa melakukan sesuatu yang lebih mudah dari itu. Jerman mengusahakan hal itu, kami juga. Kita membicarakan tentang uang yang lebih banyak dari yang disebutkan Jerman,” katanya.

Namun Trump belum memutuskan angka pastinya. Menurut dia, kerusakan yang disebabkan virus corona sangat besar, tak hanya di AS.

“Ini bukan hanya kerugian bagi AS, tapi juga dunia,” tuturnya.

Berdasarkan data Worldometer, hingga Selasa pagi kasus virus corona di AS mencapai 1.010.356, sebanyak 56.797 di antaranya meninggal.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut