Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Dapat Info Akan Ada Peristiwa Mirip Serangan 9/11 di AS lalu Teheran Dituduh Pelakunya
Advertisement . Scroll to see content

AS Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korut, Wapres Harris: Hentikan Tindakan Melanggar Hukum!

Jumat, 18 November 2022 - 14:41:00 WIB
AS Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korut, Wapres Harris: Hentikan Tindakan Melanggar Hukum!
Wakil Presiden AS, Kamala Harris mengatakan, peluncuran rudal itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap berbagai resolusi PBB. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Korut kembali meluncurkan rudal, Jumat (18/11/2022). Setidaknya ada satu proyektil yang diluncurkan hari ini.

Kepala Staf Gabungan (CJS) Korsel mengonfirmasi peluncuran rudal tersebut namun belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai jangkauannya. Proyektil yang ditembakkan tampaknya rudal ICBM.

Rudal tersebut diluncurkan dari dekat Ibu Kota Pyongyang. Penjaga Pantai Jepang menyatakan rudal kemungkinan mendarat di laut sekitar 210 kilometer dari Prefektur Hokkaido. 

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dari Bangkok, Thailand, mengatakan belum ada laporan kerusakan akibat rudal itu. Namun dia memperingatkan peluncuran rudal Korut yang berulang kali tidak bisa ditoleransi. Kishida juga mengatakan rudal itu tampaknya jatuh di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negaranya.

Sementara itu Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang Yasukazu Hamada mengatakan rudal ICBM Korut mampu menjangkau jarak 15.000 km. Daratan Amerika Serikat (AS) masuk dalam jangkauannya. 

Keterangan lainnya disampaikan Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno, proyektil terbang hingga ketinggian puncak 6.000 km serta menjangkau target sejauh 1.000 km pada lintasan kurva. Rudal tersebut mendarat sekitar 200 km sebelah barat Pulau Oshima-Oshima, Hokkaido.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut